Jumat, 06 Desember 2013

Cara Jitu Mencari Sebuah Ide ala Dian Pelangi

Menjadi seorang desainer itu tidaklah mudah. Apa lagi sekelas mba Dian Pelangi. Pasti membutuhkan sebuah kerja keras lebih dari yang kita bayangkan.
Dibalik dari senyum manisnya, seorang Dian Pelangi pasti memiliki banyak kisah sulit yang dilewatinya, dimulai dari membangun bisnis butiknya dari awal hingga sebesar ini.
Hmm.. Kira – kira apa sih yang membuat mba Dian Pelangi ini tidak kehabisan ide dalam menciptakan karya – karya sepktakulernya?
Jawabannya adalah traveling!
Iya, icon HIjab Indonesia ini memilih mencari ide – idenya dengan melakukan traveling keliling dunia. Melihat betapa luas ciptaan Allah dan memadukannya dalam sebuah desain yang trendi penuh warna keceriaan.
Sangat cara yang sangat efektif dan juga menyenangkan, sepertinya bisa kita tiru untuk menghilangkan kejenuhan kegiatan sehari – hari dan agar bisa tampak ceria selalu seperti mba Dian Pelangi. Salam
dianpelangi.net

Hijab dan Aksesorisnya

scarf dian pelangi
Assalamualaikum..
Buat yang baru belajar berhijab, ini ada beberapa hal yang perlu kamu siapkan untuk menggunakan hijab, apa saja? Check this out :
Ciput
Ciput adalah anak kerudung yang membuat rambut tidak terlihat dan hijab tidak bergeser-geser ketika digunakan beraktivitas. Ciput mempunyai beragam model diantaranya ciput penuh, ciput topi pet, ciput tak bertopi, ciput cepol dan ciput ninja.
Scarf
Scarf adalah sepotong kain yang digunakan sebagai penutup kepala atau tubuh. Di Indonesia, scarf dikenal juga dengan nama shawl atau pashmina. Pilih scarf bermotif bila busana berwarna polos, bila busana yang anda kenakan cukup padat dengan motif, baiknya menggunakan scarf polos.
Bros
Bros merupakan aksesoris yang sering digunakan oleh hijabers. Fungsinya sebagai pelengkap dan disematkan di bagian hijab untuk mempercantik si pemakai. Pemilihan warna dan design bros akan berpengaruh terhadap keserasian hijab. Bros yang kecil bisa disematkan di samping hijab untuk kesan ramah dan manis, sementara bros yang besar akan lebih bagus untuk busana motif bunga dan pernak-pernik ramai.
Sudah siap semua, saatanya berkreasi dengan hijab kamu…

Ikon Hijabers Indonesia

Assalamualaikum…
Ngaku hijabers, berarti kamu harus tau siapa aja yang menjadi ikon hijabrs Indonesia, so yuk ngitip siapa aja yang menjadi hijaber paling beken saat ini :
1. Dian Pelangi
icon hijabers indonesiaDikenal sebagai desainer muda yang multitalenta, Dian Pelangi mengubah panggung busana muslim Indonesia menjadi lebih berwarna. Dian berhasil membawa nama Indonesia sebagai salah satu pusat mode busana muslim mancanegara.
2. Zaskia Adya Mecca.
zaskia-adya-mecca-hijabersZaskia adalah salah satu artis Indonesia yang mempelopori hijab. Zaskia kini sudah terjun secara mendalam ke dunia hijab dengan meluncurkan buku berjudul ‘Hijab Fascination’ dan label pakaian muslim ‘Meccanism’.
3. Marshanda.
marshanda - dian pelangiSejak mengenakan hijab pada tahun 2010, cara berjilbab Marshanda sering menjadi inspirasi muslimah muda di Indonesia bahkan gaya mengenakan jilbab berlapis siput disebut di masyarakat sebagai Hijab Marshanda. Kini, Marshanda disibukkan dengan mengisi acara talk show dan tutorial hijab.
4. Fatin Shidqia Lubis.
Fatin shidqia lubis - dian pelangiPenyanyi yang menjadi juara pertama dari ajang pencarian X Factor Indonesia ini mencuri perhatian karena penampilannya dengan hijab yang fashionable. Fatin kini menjadi role model remaja-remaja seusianya untuk mengenakan hijab.
Gimana apa salah satu dari mereka adalah ikon hijab kamu saat ini? Salam.

Hijab adalah Dunia Bagi Dian Pelangi


Bicara soal hijab, Dian Pelangi selalu mengatakan bahwa hijab merupakan sarana atau media untuk menunjukan jati diri seorang perempuan. Dengan fashion setiap wanita dapat menciptakan sebuah keberanian dan kebahagian dengan model busana yang lucu san warna – warni. Walau berhijab bukan berarti kita semua tidak bisa mengikuti tren mode dunia.
dianpelangi.net
Di usianya yang tergolong sangat muda, Dian Pelangi sudah melahirkan banyak karya yang sangat spektakuler. Tentu hal ini tidak mudah, sejak SMA Dian sudah mulai mengasah kemampuannya ini dengan melanjutkan studi ke Jakarta untuk menjadi seorang fashion designer. Dengan ciri khas busana warna – warni cerah, baginya hal ini sangat memberi semangat baru.
dianpelangi.net
Dian Pelangi bercerita bahwa dia menggunakan hijab itu sejak kelas 5 SD, dan Alhamdulillah dia menggunakan hijab karena kemauan sendiri bukan karena paksaan orang tua. Dian juga mengatakan saat SMK dia sempat melepas hijabnya selama 1 bulan karena terbawa pergaulan dan Dian mengakui dia sangat tidak nyaman kerena tidak ada sesuatu yang menutupi kepalanya, kemudian Dian kembali menggunakan hijab. Salam
Dua kata yang selalu menggambarkan Dian Pelangi, etnik dan unpredictable. Kedua unsur inilah yang selalu menyertai karyanya, selain itu bagi Dian Pelangi tampil menggunakan hijab dapat mendukung kecintaanya pada dunia fashion. Karena itulah hijab merupakan dunia bagi sosok Dian Pelangi.

Make Up Dian Pelangi


Make up apa yang dipakai dian pelangi?
Make dian pelangi
Make up yang selalu digunakan oleh dian pelangi, tentu saja : WARDAH Cosmetics

Tampil Cantik Gaya Berhijab ala Dian Pelangi

Tampil cantik ala dian pelangi
Untuk senantiasa tampil cantik dan modern dengan menggunakan jilbab/ hijab merupakan sebuah tantangan bagi setiap muslimah khususnya kaum muda. Ada banyak cara dan variasi tekhnik yang dapat diterapkan, tentu saja tampil menarik saat ini bukan sebuah halangan lagi.
Hijabers merupakan sebuah fenomena fashion model di Indonesia, lahirnya style ini otomatis melahirkan berbagai gaya yang ditawarkan/ tampilkan secara baik, modern membuat para muslimah tampil cantik. Tentu saja hal ini dapat menyuntikan kepercayaan diri bagi muslimah.
Material kerudung adalah hal utama yang harus diperhatikan untuk membuat sebuah kreari yang cantik dan unik. Memilihnya tidak mudah, ini adalah tantangan utamanya.
Hal tersebut diungkapkan oleh dian pelangi yang berbagi tipsnya dengan okezone beberapa waktu lalu.
“Perhatikan apakah bahannya licin atau tidak. transparan atau tidak, tebal atau tipisnya sebuah bahan juga harus diperhatikan” begitu ungkap dian pelangi melalui BBM.
Dian pelangi memberikan rahasianya : “Pemilihan bahan yang tepat akan menciptakan sebuah kreasi kerudung yang bakal diciptakan”. “Jika bahannya licin, otomatis kita memerlukan banyak jarum, which is ribet, kurang wearable, jadi gunakanlah kerudung yang tidak terlalu licin.
Pastikan juga bahannya tidak transparan, kecuali jika menggunakan dalaman ninja dan kerudung tebal tidak masalah. Yang penting, bahannya juga dapat menyerap keringan, karena hal ini dapat menghindarkan rambut nantinya berbau apek”. Begitu dian pelangi berbagi rahasianya.

“Dian Pelangi” Bermula dari Mendesain Baju Berbie


dianpelangi.net
Saat ini siapa sih yang tidak mengenal desainer Dian Pelangi?
Seorang desainer muda berumur 22 tahun yang sudah membawa nama Indonesia go internasional dengan banyak hasil karyanya. Dengan ciri khas desain busana yang warna warni ini, karya Dian Pelangi ini sukses membuat salah satu temannya blogger asal Kuwait “Ascia Al Faraj” memborong banyak karyanya di Gandaria City Jakarta.
tau gak sih, ternyata suksesnya seorang Dian Pelangi ini salah satunya karena sikap ibunya yang keras dan disiplin. Sosok ibu Hernani Djamaloedin ibunda Dian Pelangi ini, mangajarkan Dian untuk menggunakan jilbab sejak kalas 1 Sd, ya walaupun masih buka – tutup.
Tidak ketat soal agama saja, ibu Hernani ini juga sudah mengajarkan Dian Pelangi untuk menjahit dan mendesain baju, yang akhirnya jadi sebuah dress kecil untuk boneka Barbie kesayangannya. Dan hal ini lah yang terus menjadi pemacu Dian Pelangi untuk terus menekuni bakatnya.

Dian Pelangi Trend Setter Wanita Indonesia


dianpelangi.net
Dian Wahyu Utami atau yang bisa kita dengar dengan nama Dian Pelangi adalah seorang perancang muda asal Indonesia yang sudah sampai ke mancanegara dengan busana rancangannya.
Dimulai dari karyanya yang menembus pasar luar negri di Melbourn Mei 2009, dan keterlibatannya pada Jakarta Fashion Week pada Novemver 2009, Dian Pelangi mulai mendapat perhatian khusus oleh banyak kaum hawa di Indonesia.
Antusiasme pecinta fashion terhadap Dian Pelangi ini dimulai karena mereka termanjakan dengan banyaknya tutorial hijab yang menurut mereka lucu dan sangat unik.
Banyaknya pilihan gaya busana yang di berikan dari desain – desain cantik Dian Pelangi, memudahkan para wanita Indonesia untuk melakukan eksplorasi lebih dalam mengenai hijab dan itulah yang membuat banyak wanita Indonesia saat ini mengikuti gaya dari Dian Pelangi dengan berhijab.
Dalam hal ini Dia selalu mengakui, kesuksesan ini tidak lah semata – mata karena dirinya sendiri, melainkan karena bantuan dari banyak pihak, salah satunya adalah peran orang tua yang membantunya membuktikan dengan ketekunan dan minat yang kuat kesuksesan dapat di raih.

Cantik ala Dian Pelangi

Siapa sih wanita Indonesia yang tidak mengenal sosok Dian Pelangi? Pribadi yang anggun dan bersahaja membuatnya menjadi sosok yang dikagumi. Bicara tentang Dian Pelangi, pasti kamu akan membayangkan sosok wanita muda yang selalu menggunakan pakaian warna – warni yang cantik. Di Artikelnya kali ini kita akan mengupas bagaimana cara menjadi cantik ala Dian Pelangi.
Cantik itu sederhana tidak perlu ribet dan juga mahal. Lihat beberapa pakaian yang sering di gunakan Dian Pelangi, khas pelangi tak pernah hilang
dianpelangi.net
Gunakan pakaian yang memberi cermin diri kamu, seperti pemilihan warna dan model pakaian. Pilihlah busana yang simpel dan segar.
dian pelangi
Jika ingin menjadi cantik, jangan halangi diri kamu untuk melakukan eksplorasi lebih, lebih, dan lebih. (Sssst.. Ini adalah kunci rahasia dari mba Dian Pelangi loh) Coba padu padankan warna dan bentuk busana dengan cermat, dari pemilihan warna, model busana hingga aksesoris yang digunakan. Ingat jangan terlalu berlebihan ataupun terlihat sepi saat di pandang mata. Jangan segan untuk saling bertukar ide dengan para hijaber lainnya, dengan begitu kamu akan memperkaya tehnik – tehnik cantik cara berhijab.

Nikah Dini? Bukan Masalah

dianpelangi.net
Nikah Dini? Sebagian wanita di ibu kota masih merasa canggung bila harus melakukan pernikahan dini. Walaupun untuk sebagian wanita yang tinggal di sekitar perdesaan ini bukan hal yang aneh. Ya dilema ini kerap menjadi sebuah perdebatan, pantas tidak seorang wanita menikah muda? Ada juga beberapa wanita yang berfikir buat apa terburu – buru menikah? Tapi tidak dengan pendiri Hijabers Community Dian Pelangi. Dia adalah salah satu dari “beberapa” wanita ibu kota yang melakukan nikah muda.
Dengan memegang teguh prinsip “ketika saya sudah menemukan yang cocok, jangan menunda – nunda” Dian Pelangi berani mengambil keputusan untuk melakukan nikah muda. Sebelum akhirnya Dian Pelangi menikah dengan suaminya sekarang Tito Prasetyo, Dian dan keluarga memiliki syarat yang harus di ikuti Tito, yaitu bersedia menunggu selama dua tahun untuk melakukan pernikahan, hingga usia Dian mencapai angka 20 tahun, Dian Juga mengutarakan bahwa dia belum berencana memiliki anak dalam waktu dekat, dan saat menikah nanti Dian minta agar Tito memberikannya kebebasan untuk berkarya, karena usianya masih sangat muda dan masih ingin melakukan banyak hal.
Menurut Dian, menikah muda itu boleh saja, asalkan tidak saling terbebani. Wanita muda yang memutuskan untuk menikah sebaiknya memilih pria yang lebih terbuka dan dapat menerima semua pemikirannya, dengan begitu akan terjalin hubungan yang harmonis. –Blog Dian Pelangi

99 Cahaya dilangit Eropa

Buku ini adalah catatan perjalanan atas sebuah pencarian. Pencarian cahaya Islam di Eropa yang kini sedang tertutup awan saling curiga dan kesalahpahaman. Untuk pertama kalinya dalam 26 tahun, aku merasakan hidup di suatu negara dimana Islam menjadi minoritas. Pengalaman yang makin memperkaya spiritualku untuk lebih mengenal Islam dengan cara yang berbeda. 
99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa
Tinggal di Eropa selama 3 tahun adalah arena menjelajah Eropa dan segala isinya. Hingga akhirnya aku menemukan banyak hal lain yang jauh lebih menarik dari sekedar Menara Eiffel, Tembok Berlin, Konser Mozart, Stadion Sepakbola San Siro, Colloseum Roma, atau gondola gondola di Venezia. Pencarianku telah mengantarkanku pada daftar tempat-tempat ziarah baru di Eropa. Aku tak menyangka Eropa sesungguhnya juga menyimpan sejuta misteri tentang Islam. 

Eropa dan Islam. Mereka pernah menjadi pasangan serasi. Kini hubungan keduanya penuh pasang surut prasangka dengan berbagai dinamikanya. Aku merasakan ada manusia-manusia dari kedua pihak yang terus bekerja untuk memperburuk hubungan keduanya.

Pertemuanku dengan perempuan muslim di Austria, Fatma Pasha telah mengajarkanku untuk menjadi bulir-bulir yang bekerja sebaliknya. Menunjukkan pada Eropa bulir cinta dan luasnya kedamaian Islam. Sebagai Turki di Austria, Ia mencoba menebus kesalahan kakek moyangnya yang gagal meluluhkan Eropa dengan menghunus pedang dan meriam. Kini ini ia mencoba lagi dengan cara yang lebih elegan, yaitu dengan lebarnya senyum dan dalamnya samudra kerendahan hati.

Aku dan Fatma mengatur rencana. Kami akan mengarungi jejak-jejak Islam dari barat hingga ke timur Eropa. Dari Andalusia Spanyol hingga ke Istanbul Turki. Dan entah mengapa perjalanan pertamaku justru mengantarkanku ke Kota Paris, pusat ibukota peradaban Eropa.

Di Paris aku bertemu dengan seorang mualaf, Marion Latimer yang bekerja sebagai ilmuwan di Arab World Institute Paris. Marion menunjukkan kepadaku bahwa Eropa juga adalah pantulan cahaya kebesaran Islam. Eropa menyimpan harta karun sejarah Islam yang luar biasa berharganya. Marion membukakan mata hatiku. Membuatku jatuh cinta lagi dengan agamaku, Islam. Islam sebagai sumber pengetahuan yang penuh damai dan kasih.

Museum Louvre, Pantheon, Gereja Notre Dame hingga Les Invalides semakin membuatku yakin dengan agamaku. Islam dulu pernah menjadi sumber cahaya terang benderang ketika Eropa diliputi abad kegelapan. Islam pernah bersinar sebagai peradaban paling maju di dunia, ketika dakwah bisa bersatu dengan pengetahuan dan kedamaian, bukan dengan teror atau kekerasan

Perjalananku menjelajah Eropa adalah sebuah pencarian 99 cahaya kesempurnaan yang pernah dipancarkan oleh Islam di benua ini. Cordoba, Granada, Toledo, Sicilia dan Istanbul masuk dalam manifest perjalanan spiritualku selanjutnya.

Saat memandang matahari tenggelam di Katedral Mezquita Cordoba, Istana Al Hambra Granada, atau Hagia Sophia Istanbul, aku bersimpuh. Matahari tenggelam yang aku lihat adalah jelas matahari yang sama, yang juga dilihat oleh orang-orang di benua ini 1000 tahun lalu. Matahari itu menjadi saksi bisu bahwa Islam pernah menjamah Eropa, menyuburkannya dengan menyebar benih-benih ilmu pengetahuan, dan menyianginya dengan kasih sayang dan toleransi antar umat beragama.

Akhir dari perjalananku selama 3 tahun di Eropa justru mengantarkanku pada titik awal pencarian makna dan tujuan hidup. Makin mendekatkanku pada sumber kebenaran abadi yang Maha Sempurna.

Aku teringat kata sahabat Ali RA:
Wahai anakku! Dunia ini bagaikan samudra di mana banyak ciptaan ciptaan Nya yang tenggelam. Maka jelajahilah dunia ini dengan menyebut nama Allah. Jadikan ketakutanmu pada Allah sebagai kapal kapal yang menyelamatkanmu. Kembangkanlah keimanan sebagai layarmu, logika sebagai pendayung kapalmu, ilmu pengetahuan sebagai nahkoda perjalananmu; dan kesabaran sebagai jangkar dalam setiap badai cobaan.(Ali bin Abi Thalib RA)