Jumat, 06 Desember 2013

Dian Pelangi Trend Setter Wanita Indonesia


dianpelangi.net
Dian Wahyu Utami atau yang bisa kita dengar dengan nama Dian Pelangi adalah seorang perancang muda asal Indonesia yang sudah sampai ke mancanegara dengan busana rancangannya.
Dimulai dari karyanya yang menembus pasar luar negri di Melbourn Mei 2009, dan keterlibatannya pada Jakarta Fashion Week pada Novemver 2009, Dian Pelangi mulai mendapat perhatian khusus oleh banyak kaum hawa di Indonesia.
Antusiasme pecinta fashion terhadap Dian Pelangi ini dimulai karena mereka termanjakan dengan banyaknya tutorial hijab yang menurut mereka lucu dan sangat unik.
Banyaknya pilihan gaya busana yang di berikan dari desain – desain cantik Dian Pelangi, memudahkan para wanita Indonesia untuk melakukan eksplorasi lebih dalam mengenai hijab dan itulah yang membuat banyak wanita Indonesia saat ini mengikuti gaya dari Dian Pelangi dengan berhijab.
Dalam hal ini Dia selalu mengakui, kesuksesan ini tidak lah semata – mata karena dirinya sendiri, melainkan karena bantuan dari banyak pihak, salah satunya adalah peran orang tua yang membantunya membuktikan dengan ketekunan dan minat yang kuat kesuksesan dapat di raih.

Cantik ala Dian Pelangi

Siapa sih wanita Indonesia yang tidak mengenal sosok Dian Pelangi? Pribadi yang anggun dan bersahaja membuatnya menjadi sosok yang dikagumi. Bicara tentang Dian Pelangi, pasti kamu akan membayangkan sosok wanita muda yang selalu menggunakan pakaian warna – warni yang cantik. Di Artikelnya kali ini kita akan mengupas bagaimana cara menjadi cantik ala Dian Pelangi.
Cantik itu sederhana tidak perlu ribet dan juga mahal. Lihat beberapa pakaian yang sering di gunakan Dian Pelangi, khas pelangi tak pernah hilang
dianpelangi.net
Gunakan pakaian yang memberi cermin diri kamu, seperti pemilihan warna dan model pakaian. Pilihlah busana yang simpel dan segar.
dian pelangi
Jika ingin menjadi cantik, jangan halangi diri kamu untuk melakukan eksplorasi lebih, lebih, dan lebih. (Sssst.. Ini adalah kunci rahasia dari mba Dian Pelangi loh) Coba padu padankan warna dan bentuk busana dengan cermat, dari pemilihan warna, model busana hingga aksesoris yang digunakan. Ingat jangan terlalu berlebihan ataupun terlihat sepi saat di pandang mata. Jangan segan untuk saling bertukar ide dengan para hijaber lainnya, dengan begitu kamu akan memperkaya tehnik – tehnik cantik cara berhijab.

Nikah Dini? Bukan Masalah

dianpelangi.net
Nikah Dini? Sebagian wanita di ibu kota masih merasa canggung bila harus melakukan pernikahan dini. Walaupun untuk sebagian wanita yang tinggal di sekitar perdesaan ini bukan hal yang aneh. Ya dilema ini kerap menjadi sebuah perdebatan, pantas tidak seorang wanita menikah muda? Ada juga beberapa wanita yang berfikir buat apa terburu – buru menikah? Tapi tidak dengan pendiri Hijabers Community Dian Pelangi. Dia adalah salah satu dari “beberapa” wanita ibu kota yang melakukan nikah muda.
Dengan memegang teguh prinsip “ketika saya sudah menemukan yang cocok, jangan menunda – nunda” Dian Pelangi berani mengambil keputusan untuk melakukan nikah muda. Sebelum akhirnya Dian Pelangi menikah dengan suaminya sekarang Tito Prasetyo, Dian dan keluarga memiliki syarat yang harus di ikuti Tito, yaitu bersedia menunggu selama dua tahun untuk melakukan pernikahan, hingga usia Dian mencapai angka 20 tahun, Dian Juga mengutarakan bahwa dia belum berencana memiliki anak dalam waktu dekat, dan saat menikah nanti Dian minta agar Tito memberikannya kebebasan untuk berkarya, karena usianya masih sangat muda dan masih ingin melakukan banyak hal.
Menurut Dian, menikah muda itu boleh saja, asalkan tidak saling terbebani. Wanita muda yang memutuskan untuk menikah sebaiknya memilih pria yang lebih terbuka dan dapat menerima semua pemikirannya, dengan begitu akan terjalin hubungan yang harmonis. –Blog Dian Pelangi

99 Cahaya dilangit Eropa

Buku ini adalah catatan perjalanan atas sebuah pencarian. Pencarian cahaya Islam di Eropa yang kini sedang tertutup awan saling curiga dan kesalahpahaman. Untuk pertama kalinya dalam 26 tahun, aku merasakan hidup di suatu negara dimana Islam menjadi minoritas. Pengalaman yang makin memperkaya spiritualku untuk lebih mengenal Islam dengan cara yang berbeda. 
99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa
Tinggal di Eropa selama 3 tahun adalah arena menjelajah Eropa dan segala isinya. Hingga akhirnya aku menemukan banyak hal lain yang jauh lebih menarik dari sekedar Menara Eiffel, Tembok Berlin, Konser Mozart, Stadion Sepakbola San Siro, Colloseum Roma, atau gondola gondola di Venezia. Pencarianku telah mengantarkanku pada daftar tempat-tempat ziarah baru di Eropa. Aku tak menyangka Eropa sesungguhnya juga menyimpan sejuta misteri tentang Islam. 

Eropa dan Islam. Mereka pernah menjadi pasangan serasi. Kini hubungan keduanya penuh pasang surut prasangka dengan berbagai dinamikanya. Aku merasakan ada manusia-manusia dari kedua pihak yang terus bekerja untuk memperburuk hubungan keduanya.

Pertemuanku dengan perempuan muslim di Austria, Fatma Pasha telah mengajarkanku untuk menjadi bulir-bulir yang bekerja sebaliknya. Menunjukkan pada Eropa bulir cinta dan luasnya kedamaian Islam. Sebagai Turki di Austria, Ia mencoba menebus kesalahan kakek moyangnya yang gagal meluluhkan Eropa dengan menghunus pedang dan meriam. Kini ini ia mencoba lagi dengan cara yang lebih elegan, yaitu dengan lebarnya senyum dan dalamnya samudra kerendahan hati.

Aku dan Fatma mengatur rencana. Kami akan mengarungi jejak-jejak Islam dari barat hingga ke timur Eropa. Dari Andalusia Spanyol hingga ke Istanbul Turki. Dan entah mengapa perjalanan pertamaku justru mengantarkanku ke Kota Paris, pusat ibukota peradaban Eropa.

Di Paris aku bertemu dengan seorang mualaf, Marion Latimer yang bekerja sebagai ilmuwan di Arab World Institute Paris. Marion menunjukkan kepadaku bahwa Eropa juga adalah pantulan cahaya kebesaran Islam. Eropa menyimpan harta karun sejarah Islam yang luar biasa berharganya. Marion membukakan mata hatiku. Membuatku jatuh cinta lagi dengan agamaku, Islam. Islam sebagai sumber pengetahuan yang penuh damai dan kasih.

Museum Louvre, Pantheon, Gereja Notre Dame hingga Les Invalides semakin membuatku yakin dengan agamaku. Islam dulu pernah menjadi sumber cahaya terang benderang ketika Eropa diliputi abad kegelapan. Islam pernah bersinar sebagai peradaban paling maju di dunia, ketika dakwah bisa bersatu dengan pengetahuan dan kedamaian, bukan dengan teror atau kekerasan

Perjalananku menjelajah Eropa adalah sebuah pencarian 99 cahaya kesempurnaan yang pernah dipancarkan oleh Islam di benua ini. Cordoba, Granada, Toledo, Sicilia dan Istanbul masuk dalam manifest perjalanan spiritualku selanjutnya.

Saat memandang matahari tenggelam di Katedral Mezquita Cordoba, Istana Al Hambra Granada, atau Hagia Sophia Istanbul, aku bersimpuh. Matahari tenggelam yang aku lihat adalah jelas matahari yang sama, yang juga dilihat oleh orang-orang di benua ini 1000 tahun lalu. Matahari itu menjadi saksi bisu bahwa Islam pernah menjamah Eropa, menyuburkannya dengan menyebar benih-benih ilmu pengetahuan, dan menyianginya dengan kasih sayang dan toleransi antar umat beragama.

Akhir dari perjalananku selama 3 tahun di Eropa justru mengantarkanku pada titik awal pencarian makna dan tujuan hidup. Makin mendekatkanku pada sumber kebenaran abadi yang Maha Sempurna.

Aku teringat kata sahabat Ali RA:
Wahai anakku! Dunia ini bagaikan samudra di mana banyak ciptaan ciptaan Nya yang tenggelam. Maka jelajahilah dunia ini dengan menyebut nama Allah. Jadikan ketakutanmu pada Allah sebagai kapal kapal yang menyelamatkanmu. Kembangkanlah keimanan sebagai layarmu, logika sebagai pendayung kapalmu, ilmu pengetahuan sebagai nahkoda perjalananmu; dan kesabaran sebagai jangkar dalam setiap badai cobaan.(Ali bin Abi Thalib RA)

Sabtu, 30 November 2013

kreasi unik

Do It Yourself - Feather Stamped Linen Napkis

Feather Stamped Linen Napkins

Materials Needed:

1). Linen Napkins
2). Speedball Speedy - Carve Block
3). Linoleum Cutter (Speedball Cutter)
4). Design for stamp
5).  Fabric Paint
6).  Paintbrush
7).  Iron (if needed to set fabric paint)

How to make the Feather Stamped Linen Napkins?

1). Step One: Carve Design into Block

DIY Feather Stamped Linen Napkins - Step 1: Carve Design into Block

2). Step Two: Stamp the Napkins

DIY Feather Stamped Linen Napkins - Step 2: Stamp the Napkins

3). Step Three: Set the Fabric Paint

DIY Feather Stamped Linen Napkins - Step 3: Set the Fabric Paint

Feather Stamped Linen Napkins
- See more at: http://www.accdiy.com/2013/09/diy-feather-stamped-linen-napkins.html#sthash.G55YVaAO.dpuf

stylish look


Beautiful Beaded Flip-Flops is a summer fashion DIY project by Cathy from Trinkets in Bloom - Kadang kala ketika musim panas tiba, sebagian dari kita dilanda kemalasan untuk beraktifitas yang berlebihan, apalagi jika aktivitas tersebut di luar ruangan. Pasti sebagian besar akan mengeluh, “Duh panasnya, bikin gerah, nggak nyaman.” dan sejenisnya.

Nah... ketika weekend tiba pasti kita ingin hang-out untuk merefresh body and mind atau melepas lelah setelah lima hari melakukan rutinitas kerja. Di musim panas atau kalau di negara Indonesia kita disebut musim kemarau, tentunya kita harus memperhatikan kenyamanan tubuh kita ketika hang-out. Jangan sampai memakai sesuatu yang membuat tubuh kita malah merasa tidak nyaman. Salah satu bagian dari tubuh kita yang harus kita perhatikan kenyamanannya adalah kaki. Untuk itu, ketika hang-out tentunya kita harus memakai alas kaki yang nyaman dipakai untuk musim panas. Salah satu alternatif yang bisa diambil adalah memakai sandal jepit atau flip-flops. Kalau kamu merasa sandalmu nggak keren, nggak bisa buat gaya, jangan khawatir, nggak perlu beli lagi, karena kamu bisa membuat sandal jepit lamamu menjadi cantik dengan manik-manik. Inilah tutorial sandal jepit manik-manik cantik yang bisa kamu kerjakan sendiri alias Do It Yourself!

Beaded Flip Flops DIY for Your Summer
Beautiful Beaded Flip Flops DIY for Your Summer

This DIY tutorial to make your own beautiful beaded flip flops, is just the way to do it.

What you’ll need to make your Beautiful Beaded Flip Flops:

1 Pair of flip-flops | Sepasang sandal jepit
1 Spool ½ inch ribbon | Satu gulung pita ukuran ½ inch
Lots of beads in assorted sizes | Manik-manik sesuai selera
Tiny seashells | Kerang Hot glue gun | Lem tembak
Needle and thread | Jarum dan benang

The Materials of Beaded Flip Flops DIY = Flip Flops, Beads, Seashells and Ribbon
The Materials of Beaded Flip Flops DIY = Flip Flops, Beads, Seashells and Ribbon
How to make your own Beautiful Beaded Flip Flops

Step 1
Place a small amount of hot glue on the outside of the flip flop strap at the base and attach the end of your ribbon.

Beautiful Beaded Flip Flops DIY - Step 1
Beri lem pada bagian luar dari dasar tali flip flops dengan lem tembak dan lilitkan pitanya. (accdiy.com)
Step 2
Continue wrapping your ribbon around the straps on your flip-flops until they are completely covered. Add small amounts of hot glue to hold your ribbon as you go and secure the end when you are finished with hot glue as well.

Beautiful Beaded Flip Flops DIY - Step 2
Lanjutkan melilitkan pita mengelilingi tali sandal jepit sampai semuanya benar-benar tertutup. Tambahkan lem untuk menahan dan memperkokoh pita bagian akhir. (accdiy.com)

Step 3
Take your ribbon again and wrap it around and back and forth across the center “V” of your flip-flops to fill in.

Beautiful Beaded Flip Flops DIY - Step 3a
Ambil pita lagi dan lilitkan pita mengelilingi dan bolak-balik melintasi pusat “V” dari sandal jepit sampai mengisi masuk. Masing-masing sisi kira-kira 3 lilitan.

Be careful not to make your “V” to high or if you really do want it to go higher, make sure you wrap it loosely otherwise it will be difficult to get your foot into.

Beautiful Beaded Flip Flops DIY - Step 3b
Berhati-hatilah untuk tidak membuat “V” terlalu tinggi atau jika kamu ingin lebih tinggi, pastikan kamu mililitkannya dengan longgar, jika tidak maka kakimu akan sulit masuk ke dalam sandal jepit. (accdiy.com)
Step 4
You’re ready to start adding your beads. Add your beads one at a time sewing them on, (I put a small drop of hot glue under all of the large and medium sized beads as well as the seashells before sewing them). I stitched through each bead 2 times before going on to the next bead.

Beautiful Beaded Flip Flops DIY - Step 4 - Cara membuat sandal cantik berhias manik-manik, kerang, pita
Kamu siap untuk menambahkan manik-manik. Tambahkan manik-manik satu per satu jahit manik-manik tersebut, (Cathy memberi lem di bawah semua manik-manik berukuran besar dan sedang serta kerang sebelum menjahitnya). Cathy menjahitnya 2 kali setiap manik sebelum melanjutkan ke manik-manik berikutnya.

Nah... Beautiful Beaded Flip Flops mu sudah jadi dech dan siap dipakai untuk hang-out.

Beautiful Beaded Flip Flops DIY - Step 5 Sudah jadi - Sandal manik-manik yang cantik
Beautiful Beaded Flip Flops

Beautiful Beaded Flip Flops - Sandal manik manik cantik siap untuk dipakai hang-out
Beautiful Beaded Flip Flops
So whether you’re just hanging out at home or on vacation at some exotic beach (oh I wish!) you really need to elevate your foot wear with some beads and seashells. These beaded flip-flops bring to mind thoughts of Palm Beach, tans, and some serious relaxing (Cathy – Trinkets in Bloom)

If you want to see the other DIY projects from Cathy, you can visit her website, Trinkets in Bloom.

Kalau summer di wilayah kalian sudah berakhir, ini bisa jadi inspirasi untuk summer berikutnya atau nggak usah tergantung sama summer juga nggak apa-apa, karena berkreativitas itu tak mengenal musim... hehehe... Tapi kalau mau bertema musim sih juga sah-sah saja kok... Yang penting tetap berkreativitas...:-D

Semoga postingan tentang DIY | Beautiful Beaded Flip-Flops ini bermanfaat buat para pembaca...:)

Terima kasih

Regards
Anien Wahyu Ningsih


- See more at: http://www.accdiy.com/2012/09/DIY-beautiful-beaded-flip-flops.html#sthash.ClNcveM1.dpuf

KREATIVITAS

Photography merupakan sebuah hobby atau pekerjaan yang menyenangkan, baik bagi sang photographer maupun bagi sang model. Sang photographer akan merasa senang jika hasil jepretannya bagus dan diapresiasi oleh orang banyak. Begitupun dengan sang model yang merasa senang karena mempunyai potret diri yang bagus. Sang photographer akan mendapatkan fortopolio untuk karya-karyanya, sedangkan sang model akan mendapatkan koleksi foto-foto pribadi yang mengagumkan.

Photography merupakan sebuah seni memotret yang membutuhkan keahlian tertentu. Tak sembarang orang bisa mengambil gambar dengan indah yang bisa dinikmati oleh mata. Tapi kini, tak harus menunggu menjadi photographer atau model untuk memiliki karya yang bernama photography. Siapapun bisa memotret, walaupun tidak semua hasil jepretan itu bagus dan mempunyai soul. Untuk pemula, hasil jepretan yang kurang bagus bisa diakali dengan teknik editing menggunakan photoshop, aplikasi instagram atau aplikasi olah foto lainnya. Nah... dengan begitu, baik yang sudah profesional maupun pemula bisa sama-sama mempunyai karya photography.

Rasanya kurang maksimal jika karya photography tersebut hanya sebagai file di komputer atau tercetak dalam album foto, karena hanya bisa dinikmati oleh orang-orang tertentu saja. Agar karya photography tersebut bisa dinikmati orang banyak maka kita bisa meng-upload nya di internet atau dengan cara yang lebih kreatif kita bisa menampilkan karya photography itu kedalam sebuah karya baru yang bernama jam dinding photography. Jadi ini seperti karya yang menghasilkan karya baru.

Jam Dinding Kreatif dari Karya Photography
Jam Dinding Kreatif dari Karya Photography | image: photojojo.com

Lalu bagaimana cara membuat jam dinding dari koleksi foto-foto kita? Berikut DIY tutorial “Ketika Photography-mu Menjadi Penunjuk Waktu”

Bahan-bahan yang dibutuhkan
1). 12 karya photography-mu, bisa dari foto Instagram/aplikasi lain yang telah dicetak dalam kertas foto. Buat semua dalam ukuran sama, misalnya jumbo poscard.
2). 12 pigura untuk foto-foto yang telah dicetak.
3). Mesin jam dinding, bisa memanfaatkan jam dinding yang telah usang tetapi masih berdetak jarum-jarumnya.
4). 2 lembar kertas poster ukuran 18 x 24 inci.
Peralatan yang digunakan
1). Selotip
2). Penggaris
3). Kertas karton tebal
4). Gunting
5). Double tape
6). Paku
7). Palu

Alat dan Bahan Untuk Membuat Jam Dinding Photography dari Koleksi Foto Instagram
Alat dan Bahan Untuk Membuat Jam Dinding Photography | image: photojojo.com

Cara Membuat
Step 1
Masukkan setiap foto ke dalam pigura. Agar lebih unik, konsepkan bahwa setiap foto mewakili setiap jam dalam sehari. Misalnya, foto dengan gambar batik bisa diset untuk titik 7 di jam dinding yang akan kita buat sebagai tanda bahwa itu waktunya berangkat kerja. Atau, pikirkan hal unik lain yang bisa membuat jam dinding photography menjadi lebih manis.

DIY Tutorial Membuat Jam Dinding Photography dari Foto Instagram
DIY Tutorial Membuat Jam Dinding Photography dari Foto Instagram | image: photojojo.com

Step 2
Atur dua kertas poster di lantai, atau tempat datar lain, rekatkan keduanya menggunakan selotip sehingga membentuk kertas layout dengan ukuran 2x lebih besar.

Letakkan 12 frame yang telah Anda isi dengan 12 karya photography di atas kertas layout tadi. Atur sehingga menyerupai 12 titik angka di jam dinding. Gunakan imajinasi kita sehingga bisa menciptakan bentuk yang unik, tidak hanya melingkar atau kotak.

Setelah yakin dengan letaknya, gunakan pensil untuk men-trace setiap pigura. Hasilnya adalah 12 gambar kotak ukuran pigura di atas kertas layout. Sisihkan semua pigura jika telah selesai.

DIY Cara Membuat Jam Dinding dari Foto-Foto Instagram
DIY Cara Membuat Jam Dinding dari Foto-Foto Instagram | image: photojojo.com

Step 3
Bagian inti jam dinding yang telah kita siapkan harus terlihat bagus dengan cara menutup kotak mesinnya dengan karton tebal. Hasil dari proses ini adalah sebuah jarum jam yang tetap bisa berdetak namun bagian mesin (tempat baterai) tidak terlihat dari depan.

Gunakan pensil, penggaris dan gunting. Gambar sebuah kotak persegi panjang atau sama sisi di atas karton tebal. Pastikan ukurannya lebih besar dari ukuran tempat baterai jam. Buat lubang di tengahnya untuk menempatkan jarum jam di bagian atas dan menempelkannya dengan mesin utama di bagian bawah karton. Pastikan bahwa jarum jam bisa berdetak dengan baik setelah kita memasang karton di antara tempat baterai dan jarum jam.

DIY Cara Membuat Jam Dinding dari Foto Instagram
DIY Cara Membuat Jam Dinding dari Foto Instagram | image: photojojo.com

DIY Tutorial Membuat Jam Dinding dari Foto Foto Instagram
DIY Tutorial Membuat Jam Dinding dari Foto Foto Instagram | image: photojojo.com

DIY Tutorial Membuat Jam Dinding Photography dari Koleksi Foto Instagram
DIY Tutorial Membuat Jam Dinding Photography dari Koleksi Foto Instagram | image: photojojo.com

Step 4
Ambil tracing paper yang telah kita buat di Step 2, rekatkan di dinding menggunakan double tape. Pilih tempat di dinding yang kita anggap paling pas untuk letak jam dinding photography yang tengah kita buat.
Untuk setiap gambar pigura yang ada di atas kertas, paku di bagian atasnya sehingga nantinya 12 pigura bisa kita gantung pada paku tersebut.

Setelah yakin semua paku tertancap dengan benar, pelan-pelan lepas kertas layout dari dinding. Pastikan paku tetap menempel di dinding dan tidak ikut terlepas.

Cara Membuat Jam Dinding dari Foto Instagram
image: photojojo.com

Step 5
Ini adalah langkah terakhir dalam membuat jam dinding photography. Silakan tempatkan setiap pigura di paku yang telah tertancap di dinding. Kita boleh atur sesuai warna, urutan waktu/jadwal, dll, sesuai kreatifitas kita masing-masing.

DIY Tutorial Membuat Jam Dinding Photography - Wall Clock Photos of Instagram
DIY Tutorial Membuat Jam Dinding Photography | image: photojojo.com

Jam Dinding Photography
Jam Dinding Photography | image: photojojo.com

Bagaimana? Sebuah ide yang menarik, bukan? Sebuah ide untuk memajang karya photography-mu dalam bentuk dan tampilan yang berbeda sehingga bisa menghasilkan karya baru yang fungsional sebagai penunjuk waktumu. Ide ini setidaknya mempunyai 3 fungsi, yaitu pertama untuk memajang karya photography-mu dalam bentuk dan tampilan yang unik dan kreatif. Kedua, sebagai penunjuk waktu dan yang ketiga untuk mendekorasi dinding kosong di rumah kita. Selamat mencoba...:)
- See more at: http://www.accdiy.com/2012/11/diy-jam-dinding-photography-instagram.html#sthash.92GPEwBJ.dpuf